Hosting dan Domain: Bedanya Apa, dan Berapa Biayanya Setahun?
Hosting dan domain bedanya apa? Domain itu alamat, hosting tempat file website. Mana yang dibeli dulu, biaya setahun, dan cara menyambungkannya lewat DNS.
Diperbarui 7 November 2026 · Tim HostingWebsite
Saat mau membuat website, dua kata ini selalu muncul bersamaan: domain dan hosting. Keduanya dibutuhkan, tapi fungsinya berbeda dan dibayar terpisah. Tidak sedikit tiket support berawal dari domain diperpanjang tapi hosting lupa, atau sebaliknya.
Domain adalah alamat
Domain adalah nama yang diketik orang di browser: namabisnis.com, sekolahku.sch.id, portofolio.my.id. Kamu menyewanya per tahun, lewat penyedia hosting atau registrar. Harganya bergantung ekstensi: .my.id Rp36.300/tahun, .id Rp249.000/tahun, .com Rp276.750/tahun. Daftar lengkapnya di domain murah.
Domain tidak menyimpan file. Ia hanya berisi catatan DNS yang menunjuk ke server website dan server email.
Hosting adalah tempat file dan database
Hosting adalah server tempat file website (HTML, gambar, tema WordPress) dan database disimpan, lalu dilayani ke pengunjung 24 jam. Email @domainmu juga biasanya tersimpan di hosting. Shared dan cloud hosting dibayar tahunan, VPS bulanan. Di HostingWebsite.co.id shared hosting mulai Rp36.000/tahun.
Gampangnya, domain itu alamat rumah dan hosting rumahnya. Kalau kamu pindah rumah (ganti hosting), alamatnya tetap sama, yang diubah cukup petunjuk jalannya di DNS.
Catatan DNS yang perlu kamu kenal
Tidak perlu hafal semuanya, tapi empat jenis ini akan sering kamu temui:
| Record | Fungsinya | Contoh |
|---|---|---|
| A | Mengarahkan domain ke alamat IP server | namabisnis.com ke IP hosting |
| CNAME | Mengarahkan subdomain ke nama lain | www ke namabisnis.com |
| MX | Menentukan server penerima email | Hosting, atau Google Workspace |
| TXT | Verifikasi dan aturan email (SPF, DKIM) | v=spf1 ... |
Di cPanel, semua catatan ini bisa dilihat dan diubah lewat menu Zone Editor, selama domainmu memakai nameserver hosting.
Mana yang dibeli dulu?
Paling praktis beli bersamaan di satu panel, karena domain langsung tersambung ke hosting. Kalau harus terpisah, amankan domain dulu. Nama yang bagus cepat diambil orang, sedangkan hosting bisa menyusul saat websitenya siap dibangun.
Di paket Plus, Ultimate, dan semua cloud hosting tahunan, domain .my.id, .biz.id, atau .web.id gratis tahun pertama, jadi urutannya tidak perlu dipikirkan.
Berapa biaya hosting dan domain setahun?
| Kombinasi | Hosting | Domain | Total tahun pertama |
|---|---|---|---|
| Hemat + .my.id | Rp36.000 | Rp36.300 | Rp72.300 |
| Plus + .my.id (gratis) | Rp96.000 | Rp0 | Rp96.000 |
| Plus + .com | Rp96.000 | Rp276.750 | Rp372.750 |
| Cloud Startup + .biz.id (gratis) | Rp75.000 | Rp0 | Rp75.000 |
Semua sudah termasuk SSL dan email. Ingat bahwa domain gratis hanya berlaku tahun pertama. Mulai tahun kedua domain diperpanjang dengan harga normal. Hitungan lain bisa dilihat di halaman harga.
Cara menyambungkan domain ke hosting
Beli di panel yang sama. Domain otomatis memakai nameserver hosting. Tidak ada yang perlu diatur.
Domain dari registrar lain, cara pertama: ganti nameserver. Masukkan nameserver dari email aktivasi hosting di panel registrar. Setelah itu seluruh DNS diatur dari Zone Editor di cPanel.
Domain dari registrar lain, cara kedua: ubah record A saja. Nameserver tetap, cukup arahkan record A (dan www) ke IP hosting. Cocok kalau email sudah memakai Google Workspace dan kamu tidak ingin menyentuh MX-nya.
Soal propagasi DNS
Perubahan DNS tidak terlihat serentak. Setiap record punya TTL (time to live), yaitu berapa lama resolver boleh menyimpan jawaban lama. Record A dengan TTL 3600 detik umumnya berubah dalam satu jam, sedangkan ganti nameserver bisa beberapa jam sampai sekitar satu hari. Cek dengan nslookup namabisnis.com 8.8.8.8. SSL baru terbit setelah domain mengarah ke server, statusnya terlihat di SSL/TLS Status.
Kesalahan yang sering terjadi
Domain atas nama orang lain. Pastikan data pemilik domain atas namamu atau badan usahamu, dan kamu bisa login ke panel domain.
Ingin pindah registrar terlalu cepat. Untuk domain internasional seperti .com, transfer ke registrar lain umumnya dikunci selama 60 hari setelah pendaftaran atau transfer terakhir.
Catatan dari tim support: sebelum mengganti nameserver, buka Zone Editor atau panel DNS lama dan screenshot semua record yang ada. Subdomain untuk aplikasi lain, verifikasi Google Search Console, dan record email paling sering tertinggal.
Apakah bisa punya domain tanpa hosting?
Bisa. Domain bisa diparkir, diarahkan ke halaman lain, atau dipakai hanya untuk email. Tapi untuk website yang dipakai pelanggan, kamu butuh keduanya. Paketnya bisa dilihat di shared hosting dan domain murah.
