Cara order hosting
Dari pilih paket sampai website online biasanya kurang dari 15 menit. Mulai Rp3.000/bulan, tanpa biaya setup.
- 1
Pilih paket
Shared hosting untuk website biasa, cloud hosting untuk yang ramai, VPS untuk aplikasi custom. Ragu? Pakai kuis “mana yang cocok” di beranda.
- 2
Daftar akun panel
Isi nama, email, dan password. Verifikasi email satu kali. Tidak perlu kartu kredit.
- 3
Isi domain
Daftar domain baru (gratis .my.id untuk Plus ke atas), transfer domain lama, atau pakai domain yang sudah ada.
- 4
Bayar
QRIS (semua e-wallet & m-banking), transfer bank, atau saldo panel. Invoice resmi tersedia.
- 5
Aktif otomatis
Akun hosting dibuat kurang dari 1 menit setelah pembayaran terkonfirmasi. Detail login dikirim ke email.
- 6
Pasang website
Login cPanel → Softaculous → WordPress, atau upload file sendiri. Punya website lama? Buka tiket migrasi gratis (Plus ke atas).
Metode pembayaran
- QRIS: scan dari GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, LinkAja, atau m-banking apa pun. Konfirmasi otomatis dalam hitungan detik.
- Transfer bank: konfirmasi otomatis/manual pada jam kerja.
- Saldo panel: isi saldo sekali, bayar beberapa layanan.
Siapkan ini sebelum order
Lima menit persiapan menghemat banyak bolak-balik tiket. Yang paling sering bikin order tertahan justru hal sepele: email salah ketik atau domain yang ternyata sudah dipakai orang.
- Email aktif yang benar-benar kamu buka. Detail login cPanel, invoice, dan pengingat perpanjangan dikirim ke sana. Hindari email kantor yang sering penuh.
- Nama domain cadangan. Kalau nama incaran sudah terdaftar, kamu tidak perlu mulai berpikir dari nol di halaman checkout.
- Data pemilik domain. Nama dan alamat sesuai identitas. Untuk .co.id atau .sch.id ada dokumen tambahan; .my.id cukup KTP.
- Kalau pindah dari hosting lain: login cPanel lama (atau file backup penuh) dan akses ke tempat domain terdaftar, karena nameserver nanti perlu diganti.
Domain sudah terdaftar di tempat lain?
Tidak masalah, domain tidak wajib dipindah. Pilih opsi “pakai domain yang sudah ada” saat checkout, lalu ganti nameserver di registrar lama ke nameserver yang tercantum di email aktivasi. Perubahan nameserver biasanya terlihat dalam 1–4 jam, kadang sampai 24 jam tergantung cache DNS provider internet pengunjung. Selama masa itu website lama tetap tampil untuk sebagian orang, jadi jangan hapus hosting lama sebelum semuanya mengarah ke server baru.
Setelah akun aktif
- Buka email aktivasi, simpan detail login di pengelola password.
- Login cPanel, cek menu SSL/TLS Status. SSL gratis terbit otomatis begitu domain sudah mengarah ke server.
- Pasang WordPress atau aplikasi lain dari Softaculous Apps Installer, atau unggah file lewat File Manager.
- Buat akun email @domainmu di menu Email Accounts kalau perlu.
- Website lama? Buka tiket migrasi dari panel, tim kami yang memindahkan.
Kendala yang paling sering kami bantu
- Email aktivasi tidak masuk. Cek folder Spam/Promosi. Kalau tetap tidak ada, kirim ulang dari panel atau hubungi live chat.
- Sudah bayar QRIS tapi status masih belum lunas. Biasanya hanya jeda beberapa detik. Muat ulang halaman invoice; kalau lebih dari 10 menit, kirim bukti bayar lewat tiket.
- Website menampilkan halaman default. Nameserver belum diganti atau masih propagasi. Cek di registrar domain.
Perpanjangan
Tagihan perpanjangan terbit otomatis 14 hari sebelum jatuh tempo dan dikirim ke email. Bayar sebelum jatuh tempo, layanan lanjut tanpa jeda. Harga perpanjangan sama dengan harga awal.
Upgrade
Naik paket (Hemat → Plus, shared → cloud, tambah vCPU VPS) dilakukan dari panel; selisih harga dihitung prorata sesuai sisa masa aktif, data tidak perlu dipindah.
